DESIGN DAN PRODUK KEMASAN

Materi tentang Desain Produk dan Kemasan
A.DESIGN PRODUK
1.Pengertian Desain Produk
Pengertian desain produk adalah suatu proses untuk menciptakan desain produk terbaru yang nantinya akan dijual perusahaan kepada para konsumennya. Konsep untuk menciptakan desain sangat luas bahkan pengembangan ide yang mengarah pada produk penting dilakukan.
Misalnya dari segi pendekatan sistematisnya, seorang desainer produk akan mengonsep serta mengevaluasi berbagai macam ide serta mengubahnya menjadi sebuah penemuan yang lebih nyata. Disini peran seorang produk desainer adalah untuk menggabungkan seni, ragam ilmu pengetahuan desain grafis dan teknologi guna menciptakan produk baru yang nantinya bermanfaat untuk orang lain.

2.Manfaat Desain Produk
Manfaat desain produk ada beragam. Berikut ini adalah manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
-Pertama ialah untuk mempercepat setiap proses pekerjaan. Sebuah pekerjaan terkadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun dengan adanya desain produk, pekerjaan lebih bisa dipersingkat terutama menggunakan teknologi desain grafis.
-Keduanya ialah untuk menyampaikan pesan tersembunyi dalam bentuk grafis. Hal ini bisa dilihat dengan desain produk tertentu yang memiliki pesan tersembunyi. Misalnya dengan tanda, huruf atau warna dalam desain produk itu sendiri. Namun tidak mudah untuk mendapatkan desain produk yang berkualitas dan dapat menyampaikan pesan yang dimaksud kepada konsumen.
-Ketiga desain produk dibuat agar produk yang dijual menjadi lebih menarik dan unik. Bila produk tampak menarik pastinya harga jual produk tersebut menjadi meningkat. 

3.Maksud dan Tujuan Desain Produk
Berdasarkan beberapa pengertian Desain Produk tersebut diatas ternyata bahwa Produk Desain mempunyai maksud dan tujuan untuk membantu perusahaan dalam menciptakan dan mengembangkan produk baru atau untuk menjamin hasil produki yang sesuai dengan keinginan pelanggan disatu pihak serta dipihak lain untuk menyesuaikan dengan kemampuan perusahaan.
·         Maksud dari Desain Produk, antara lain :
·         Untuk menghindari kegagalan – kegagalan yang mungkin terjadi dalam pembuatan suatu produk.
·         Untuk memilih metode yang paling baik dan ekonomis dalam pembuatan produk.
·         Untuk menentukan standarisasi atau spesifikasi produk yang dibuat.
·         Untuk menghitung biaya dan menentukan harga produk yang dibuat.
·         Untuk mengetahui kelayakan produk tersebut apakah sudah memenuhi persyaratan atau masih perlu perbaikan kembali.
·         Sedangkan tujuan dari Desain Produk itu sendiri, adalah :
·         Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan mempunyai nilai jual yang tinggi.
·         Untuk menghasilkan produk yang trend pada masanya.
·         Untuk membuat produk seekonomis mungkin dalam penggunaan bahan baku dan biaya – biaya dengan tanpa mengurangi nilai jual produk tersebut.
B.KEMASAN
1.Pengertian Kemasan 
    Kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk dan Krasovec, 2006:33).

Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Pengemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132).
2.Fungsi Kemasan
Adapun fungsi dan manfaat pemberian kemasan atau pengemasan pada suatu produk yaitu:


·         Sebagai sarana untuk mewadahi produk agar tidak tercecer selama proses distribusi dari produsen hingga konsumen.
·         Untuk melindungi dan mengawetkan produk dan melindungi produk dari sinar ultraviolet,panas,kelembaban udara,oksigen,benturan,kontaninasi dari kotoran dan mikroba yang dapat murusak dan menurunkan mutu produk.
·         Sebagai identitas atau label dari produk yang digunakan untuk membedakan produk yang dimiliki dengan produk lain.
·         Untuk memudahkan perhitungan dalam pengiriman dan penyimpanan.
·         Untuk memperluas pemakaian dan pemasaran produk.
·         Untuk menambah citra produk dan daya tarik pembeli.
·         Sebagai sarana informasi dan iklan.
·         Untuk memberi kenyamanan pada konsumen.
Menurut Simamora (2007), pengemasan memiliki dua fungsi, yakni:

1. Fungsi Protektif
Fungsi ini berkaitan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi dan saluran distribusi yang semua berdampak pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, konsumen tidak perlu menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.

2. Fungsi Promosional
Untuk kemudahan melakukan promosi, dalam pengemasan perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran dan penampilan produk.

Menurut Kotler (1999:228), sebagai alat pemasaran kemasan memiliki fungsi diantaranya:

Self service. Kemasan harus menarik, menyebutkan ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
Consumer offluence. Dengan kemasan yang baik, konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise.
Company and brand image. Kemasan dirancang dengan cermat, perusahaan mengenalkan kekuatan produknya agar konsumen lebih cepat mengenali perusahaan atau merek produk.
Inovational opportunity. Cara pemberian kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan memberi keuntungan bagi produsen.
3.Tujuan Kemasan 
Menurut Louw dan Kimber (2007), kemasan dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan, yaitu:


1.      Physical Production. Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya. 
2.      Barrier Protection. Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya. 
3.      Containment or Agglomeration. Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.
4.      Information Transmission. Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label.
5.      Reducing Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti-pencurian. 
6.      Convenience. Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali. 
7.      Marketing. Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.
4.Jenis-jenis Kemasan 
Berdasarkan struktur isi, kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:


1.      Kemasan Primer, yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan (kaleng susu, botol minuman, dll). 
2.      Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.
3.      Kemasan Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.
Berdasarkan frekuensi pemakaiannya, kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:


1.      Kemasan sekali pakai (Disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng. 
2.      Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip), kemasan jenis ini umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman dan botol kecap. 
3.      Kemasan yang tidak dibuang (Semi Disposable). Kemasan ini biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai. Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.
Berdasarkan tingkat kesiapan pakai, kemasan dibagi menjadi dua jenis, yaitu:


1.      Kemasan siap pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya. 
2.      Kemasan siap dirakit, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik.

CONTOH PRODUK/KEMASAN

1. Es Krim Aice




2.Richeese Nabati



3. Energen



For : Asep Muhammad Komarudin



Soal Tentang HAKI&Peluang Usaha

1.Apa itu HAKI...
   A.Hak Anak Keluarga Istri
   B.Hak Hidup
   C.Hak Kekayaan Intelektual
   D.Hak Kawin
   E.Hak Kerja

2.HAKI dalam dunia internasional dikenal dengan nama...
    A.Assassination Classroom Information (ACI)
    B.Federal Bureau of Investigation (FBI)
    C.Central Intelligence Agency (CIA)
    D.Intellectual Property Right (IPR)
    E.Chief Executive Officer (CEO)

3.Tujuan HAKI adalah...
    A.Membuat gerakan
    B.Mendorong dan menumbuhkembangkan semangat terus berkarya dan mencipta.
    C.Mendapatkan pekerjaan
    D.Membantu banyak orang
    E.Memberikan uang

4.Apa itu merek...
    A.Tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna,               atau kombinasi dari unsur- unsur teraebut
    B.Hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor
    C.Beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan
    D.Hak khusus
    E.Hasil setiap karya Pencipta

5.Ruang lingkup HAKI adalah...
    A.Hak Makan & Hak Minum
    B.Hak Lahir & Hak Hidup
    C.Hak Kerja & Hak Mendapatkan Uang
    D.Hak Hidup & Hak Berkeluarga
    E.Hak Cipta & Hak Kekayaan Industri

6.Salah satu prinsip HAKI....
    A.Prinsip Hidup
    B.Prinsip Kerja
    C.Prinsip Ekonomi
    D.Prinsip Sekolah
    E.Prinsip Belajar

7.Apa kependekan dari Hak Kekayaan Intelektual...
   A.HKEI
   B.HKI
   C.HAKI
   D.HKKI
   E.HHKKI

8.Pengertian HAKI adalah...
   A.Untuk Mendapatkan ilmu
   B.Untuk biaya hidup
   C.Untuk modal usaha
   D.Untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual
   E.Untuk mendapatkan Uang

9.Contoh Kasus HAKI...
   A.Kasus Pencurian
   B.Kasus Mobile Legends meniru League Of Legends
   C.Kasus Tawuran
   D.Kasus Bom Bali
   E.Kasus Sumanto

10.Perkembangan ilmu pengetahuan, sastra, dan seni untuk meningkatkan              kehidupan manusia adalah contoh prinsip...
     A.Prinsip Pendidikan
     B.Prinsip Keagamaan
     C.Prinsip Keadilan
     D.Prinsip Kebudayaan
     E.Prinsip Ekonomi

11.Salah satu contoh sumber peluang usaha...
    A.Dari tetangga
    B.Darimana saja
    C.Dari diri sendiri
    D.Dari rumah
    E.Dari teman

12.Tujuan melakukan peluang usaha adalah untuk...
     A.Menikah
     B.Membuat sesuatu
     C.Mendapatkan apa yg di inginkan
     D.Mencuri
     E.Memanfaatkan sumber daya yang ada

13.Persyaratan sumber informasi peluang usaha adalah...
     A.Datanya harus lengkap
     B.Dapat dipercaya dan masih berlaku
     C.Bisa Apa Saja
     D.Yang Penting Hidup
     E.Jawaban A dan B Benar

14.Salah satu contoh peluang usaha di lingkungan sekolah adalah...
      A.Baju Distro
      B.Pom mini
      C.Tambal Ban
      D.Fotocopy an
      E.Toko matrial
15.Salah satu ciri peluang usaha adalah...
     A.Mempunya usaha
     B.Mempunyai Modal
     C.Memiliki nilai jual tinggi
     D.Banyak
     E.Banyak dagangan

16.Dalam analisis SWOT,terdapat analisis terhadap kesempatan yang dikenal          dengan istilah...
      A.strenght
      B.weakness
      C.opportunity
      D.threat
      E.success

17.Berikut ini hal-hal yang diperlukan untuk mencapai peluang usaha adalah...
     A.perhitungan laba rugi
     B.perencanaan usaha yang baik
     C.perhitungan yang rumit
     D.modal usaha
     E.kerja keras dan pengorbanan

18.Bidang usaha yang menyediakan jasa atau pelayanan untuk konsumen,yaitu...
     A.jasa
     B.perdagangan
     C.pertanian
     D.perkebunan
     E.perikanan

19.Seorang wirausaha yang optimis menganggap resiko sebagai ...
     A.tantangan 
     B.ancaman
     C.kendala
     D.peluang
     E.motivasi

20.Berikut ini merupakan ciri-ciri usaha tradisional, kecuali...
     A.belum terdaftar
     B.belum tercatat
     C.belum berbadan hukum
     D.biasanya dimulai dengan modal kecil
     E.banyak terdapat di kota besar




ISILAH!1!1

 1. Sebutkan 3 macam konsepsi dalam manfaat bagi kehidupan manusia dan nilai ekonomi ..
2. Apa isi dari Pasal 27 (2) dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia ..
3. Dibawah ini adalah Undang – Undang mengenai Hak Kekayaan Intelektual ..
4. Sebuah putusan yang dimintakan sebelum suatu kasus diajukan ke pengadilan adalah pengertian dari...
5. Dibawah ini adalah unsur-unsur yang terkandung dalam TRIPs, kecuali..
6.Sebutkan faktor faktor penyebab keberhasilan wirausaha ...
7. Sebutkan tahap tahap melakukan wirausaha...
8.sebutkan kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan...
9. Jelaskan definisi Kewirausahaan menurut ahli ekonomi,ahli manajemen , dan menurut pelaku usaha....
10. sebutkan 4 kegiatan marketing plan...

PELUANG USAHA

Materi Pembelajaran 3



Materi Pembelajaran 
Cari bahan pembelajaran yang berkaitan tentang peluang usaha, serta kerjakan tugas berikut ini:


    1. Menguraikan Pengertian peluang usaha 
    2. Menguraikan sumber peluang usaha 
    3. Menganalisis peluang usaha 
    4. Menguraikan risiko usaha 
    5. Mencontohkan peluang usaha sesuai program keahlian 
    6. Merencanakan peluang usaha di lingkungan sekolah dan tempat tinggal
    7. Mencontohkan spesifikasi produk pada peluang usaha tersebut

1. PENGERTIAN PELUANG USAHA
 A. Penjelasan Peluang Usaha
   Kata Peluang jika dalam bahasa Inggris yaitu “Opportunity”, dapat diartikan sebagai Kesempatan yang muncul dari suatu kejadian ataupun momen. Istilah Peluang Usaha sendiri terdiri dari 2 (dua) kata yaitu dari kata Peluang dan kata Usaha. Kata Peluang dapat diartikan sebagai kesempatan yang datang atau sesuatu yang terjadi yang bisa menghasilkan keuntungan. Sedangkan Kata Usaha dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan untuk mengarahkan tenaga dan pikiran dalam mencapai target atau tujuan.
 Jadi dapat disimpulkan yang dimaksud Peluang Usaha adalah suatu kesempatan yang datang, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan. Atau dapat didefenisikan juga sebagai kesempatan yang muncul pada waktu tertentu yang dapat memberikan kesempatan besar untuk memperoleh keuntungan, jika dalam kesempatan itu dilakukan suatu tindakan dengan mengarahkan tenaga dan pikiran.
B. Ciri-Ciri Peluang Usaha Yang Potensial
Adapun beberapa ciri dari peluang usaha yang potensial, diantaranya:
  • Memiliki nilai jual tinggi.
  • Peluang tersebut bukan hanya sekedar ambisi saja, tetapi harus bersifat nyata.
  • Dapat bertahan lama atau berkelanjutan di pasar.
  • Usaha tersebut tidak bersifat musiman, tapi bisa berkelanjutan.
  • Skala usaha tersebut dapat diperbesar atau di tingkatkan.
  • Tidak akan menghabiskan modal terlalu banyak, investasinya tidak terlalu besar tapi sangat berpotensi menguntungkan, dan lain-lain
C. Ciri-Ciri Peluang Usaha Yang Baik
Adapun beberapa ciri dari peluang usaha yang baik, diantaranya:
a.) Peluang tersebut asli/orisinil
Peluang usaha yang baik tidak meniru orang lain tapi asli hasil riset dan pemikiran diri sendiri. Karena umumnya usaha yang sukses itu harus beda dari orang lain dan tidak meniru yang sudah ada, karena jika meniru orang lain hasil yang di dapatkan belum tentu sama.
b.) Peluang tersebut harus bisa mengantisipasi perubahan persaingan di pasar
Peluang usaha yang baik harus dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar di sekarang maupun masa yang akan datang. Jadi jika di usaha tersebut harus dapat di inovasikan lagi sesuai perkembangan pasar.
c.) Terdapat keyakinan bisa mewujudkannya
Peluang usaha yang baik tentunya harus dapat meyakinkan usahawan untuk mewujudkannya dan berpeluang untuk sukses dalam menjalankannya.
d.) Peluang tersebut harus sesuai dengan keinginan
Peluang usaha yang baik tentunya harus sesuai dengan keinginan diri sendiri, supaya bisa bertahan lama dan usahawan-pun semangat dalam berinovasi.
e.) Kelayakan usahanya sudah teruji
Peluang usaha yang baik kelayakannya harus benar-benar sudah teruji, sehingga dapat di lakukan uji coba di pasaran.
f.) Terdapat rasa senang jika menjalankannya
Peluang usaha yang baik juga harus dapat meyakinkan usahawan bahwa dengan menjalankan usaha tersebut usahawan akan merasa senang dan suka.
D. Faktor Yang Dapat Atau Mempengaruhi Munculnya Inspirasi Peluang Usaha
Faktor tersebut di bagi menjadi 2 (dua) macam diantaranya:
a. Faktor yang berasal dari dalam/diri sendiri (Faktor Internal)
  • Merupakan faktor yang dapat muncul dari diri sendiri.
  • Pengetahuan atau wawasan yang dimilikinya.
  • Pengalaman dalam dunia bisnis atau usaha.
  • Pengalaman dan kemampuan saat menyelesaikan suatu masalah.
  • Kemampuan atau memahami akan sesuatu atau kondisi.
Faktor internal dapat menjadi suatu alat untuk menemukan inspirasi mengenai objek yang dihadapi, dengan kreativitas orang itu sendiri. Inspirasi yang muncul dapat menjadi proses pemilihan dari banyak gagasan atau ide yang telah di dapatkan. Sehingga akan ditemukan ide yang memiliki nilai jual tinggi, yang ada hubungannya dengan dunia bisnis/usaha. Adapun beberapa ciri ide yang baik dalam melihat peluang usaha, misalnya:
  • Memiliki keunggulan dalam persaingan.
  • Ide yang mampu memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen.
  • Ide tersebut dapat di inovasikan terus menerus, artinya tidak sementara.
  • Dapat dinilai dengan uang atau penghasilan.
  • Dapat menyelesaikan masalah baik itu untuk diri sendiri atau orang lain.
b. Faktor yang berasal dari luar (Faktor Eksternal)
  • Permasalahan yang dihadapi dan belum terselesaikan.
  • Kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan.
  • Pemikiran yang baik untuk menciptakan sesuatu yang baru dari suatu keadaan.
  • Kebutuhan yang belum tercukupi atau terpenuhi untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. 
E. Sumber Peluang Usaha
Adapun sumber-sumber yang dapat menjadi peluang usaha, misalnya berasal dari:
a. Dari diri sendiri
Peluang usaha yang memiliki potensial tinggi adalah dari diri sendiri, misalnya ide tersebut didapatkan dari hobi, keahlian pengetahuan dan dari riset atau pengamatan lingkungan, alasan mengapa peluang yang baik datangnya dari diri sendiri yaitu:
  • Karena untuk menjalankan usaha harus konsisten dan berkomitmen, sehingga usahawan harus menyukai usaha tersebut.
  • Karena untuk menjalankan usaha membutuhkan proses yang cukup panjang, sampai usaha tersebut membuat usahawan sukses dan bahagia.
  • Keberhasilan dalam menjalankan usaha yaitu dengan terus mencoba dan pantang menyerah, dengan didukung kreativitas serta memiliki pengetahuan yang mencukupi.
b. Dari lingkungan
Banyak sekali peluang untuk menjalankan usaha yang sumber idenya didapatkan dari lingkungan sekitar, misalnya:
  • Usaha yang dimiliki orang tua yang terus di kembangkan lagi dan lagi, sehingga semakin besar dan luas.
  • Pada lingkungan rumah, bisa saja peluang untuk menjalankan usaha dapat muncul dari lingkungan sekitar rumah.
  • Kebiasaan diri sendiri juga dapat memunculkan ide atau peluang untuk menjalankan usaha, misalnya seseorang sering online sehingga mendapatkan ide untuk berbisnis online.
c. Dari Konsumen
Permintaan konsumen terhadap barang atau jasa di pasar dapat menjadi sumber ide untuk membuka usaha, misalnya:
  • Keluhan konsumen terhadap barang atau jasa yang dijual di pasar.
  • Harapan konsumen terhadap barang dan jasa yang ada ataupun belum ada di pasar.
  • Saran dari konsumen terhadap barang atau jasa, dengan adanya saran usahawan dapat memperbaiki lagi barang atau jasa yang dijualnya atau membuat barang yang baru supaya konsumen merasa puas.
  • Permintaan konsumen terhadap barang dan jasa, dengan keinginan konsumen terhadap barang atau jasa jika seorang usahawan dapat membaca situasi ini dengan baik maka akan menjadi sumber ide untuk membuka usaha sehingga mendapatkan keuntungan.
d. Dari perubahan-perubahan yang terjadi
Peluang usaha dapat muncul dari berbagai perubahan lingkungan jika orang tersebut mampu membaca situasi untuk melihat peluang usaha, misalnya:
  • Perubahan gaya hidup pada manusia, dapat dikatakan gaya hidup manusia jaman sekarang semakin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjalankan kehidupannya.
  • Perubahan peraturan yang dilakukan pemerintah dalam membuka serta menjalankan bisnis atau usaha.
  • Perubahan tekanan kerja yang semakin tinggi sehingga banyak orang yang membutuhkan hiburan.
  • Perubahan terhadap dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi, karena jaman sekarang manusia semakin membutuhkan yang namanya teknologi informasi dan komunikasi dalam menjalankan hidup, dan lain-lain.
F. Contoh Peluang Usaha
Contoh yang ada saat ini misalnya seperti Berbisnis Online, memang bisnis online di jaman serba digital ini memang sangat menjanjikan asalkan terus berusaha, selalu berinovasi dan mampu bersaing dengan banyak penjual di pasaran. Bisnis online yang dapat di tekuni misalnya jual Telepon Genggam atau Ponsel, Jual Kamera dan Yang sampai kapanpun akan tren yaitu Jual Pakaian atau Fashion serta Aksesoris.
Lalu contoh usaha lainnya yang dapat dilakukan di dunia nyata misalnya seperti membuka usaha budidaya hewan (misalnya budidaya ikan gurame dan ikan lele), budidaya tanaman pertanian dan perkebunan dll. yang hasilnya dapat dijual. Bisa saja di dukung dengan pemasaran secara online untuk mempromosikan dan menjualnya hasilnya kepada para calon konsumen, karena sekarang ini banyak calon konsumen konsumen mencari barang atau produk yang diinginkannya melalui internet.
Atau peluang usaha yang membutuhkan modal besar, misalnya usaha pada bidang properti. Jenis usaha properti saat ini sangat di gemari oleh para pembisnis/usahawan, karena berpotensi mendatangkan keuntungan yang besar, tapi tentunya membutuhkan modal yang besar untuk menjalankannya.
Sekian pembahasan tentang pengertian peluang usaha dan contohnya, semoga dapat kamu pahami. Terimakasih telah membaca tulisan ini dan semoga dapat memberikan manfaat juga.
SUMBER : (Klik Disini)

2. SUMBER PELUANG USAHA
 Peluang dapat berasal dari sebuah inspirasi, ide atau kesempatan yang muncul dan dimanfaatkan untuk kepentingan seseorang baik dalam kehidupan sehari-hari atau dalam usaha. Peluang atau kesempatan bisa bersumber dari berbagai macam hal, yaitu sebagai berikut :
1. Peluang dari Diri Sendiri
2. Peluang dari Lingkungan
3. Peluang dari perubahan yang Terjadi
4. Peluang dari Konsumen
5. Peluang dari Gagasan Orang lain
6. Peluang dari Informasi yang Diperoleh

Info lebih lengkap klik disini
3. MENGANALISIS PELUANG USAHA
 Peluang Usaha adalah kesempatan yang ada untuk bisa dimanfaatkan dalam memperoleh sebuah keuntungan bagi seorang wirausaha/wirausahawan.

Banyak peluang yang disia-siakan sehingga berlalu begitu saja karena tidak semua orang dapat melihat peluang dan yang melihatpun belum tentu berani memanfaatkan peluang tersebut.

Hanya wirausahawan yang dapat berpikir kreatif serta berani mengambil resiko itulah yang dengan tanggap dan cepat memanfaatkan peluang.

Inspirasi merupakan sumber dari peluang, dan Inspirasi bisa muncul dari mana saja dan kapan saja,

Faktor – faktor yang mempengaruhi inspirasi :

A.Faktor Internal
1. Pengetahuan yang dimiliki
2. Pengalaman dari individu itu sendiri
3. Pengalaman saat ia melihat orang lain menyelesaikan masalah
4. Instutisi yang merupakan pemikiran yang muncul dari individu itu sendiri.

B. Faktor eksternal
1. Masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan
2. Kesulitan yang dihadapi sehari hari
3. Kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk dirinya maupun orang lain
4. Pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru

Untuk menggali dan memanfaatkan peluang usaha atau bisnis, seorang wirausahawan harus berfikir secara positif dan kreatif di antaranya :

A.  Harus percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis bisa dilaksanakan,
B.  Harus menerima gagasan-gagasan baru di dalam dunia usaha atau bisnis,
C.  Harus bertanya kepada diri sendiri,
D.  Harus mendengarkan saran-saran orang lain,
E.  Harus mempunyai etos kerja yang tinggi,
F.   Pandai berkomunikasi.

Menganalisis Peluang Usaha dengan Analisis SWOT

Untuk dapat menganalisis peluang usaha bisa dengan menggunakan Analisis SWOT yaitu,

A. Strength adalah kekuatan apa yang akan mendukung usaha kita untuk mencapai sasaran.
B. Weakness adalah kelemahan apa yang membatasi atau menghambat usaha kita.
C. Opportunity adalah peluang usaha apa saja yang menguntungkan dan sesuai dengan kemampuan
D. Threat adalah Ancaman apa saja yang terjadi saat kita berusaha.

Resep Dr.D. J. Schwartz tentang cara memanfaatkan peluang bisnis
adalah sebagai  berikut :

A. Percaya dan yakin bahwa usaha bisa di laksanakan.
B. Janganlah hadiri lingkungan yang statis yang akan melumpuhkan pikiran wirausahawan.
C. Setiap hari bertanyalah pada diri sendiri, “ bagaimana saya dapat melakukan usaha lebih baik ? “.
D. Bertanya dan dengarkanlah.
E.  Peluas pikiran anda

Dalam memanfaatkan peluang usaha Paul Charlap mengemukakan sebuah rumusan yang mencakup 4 unsur yang harus di miliki seorang wirausahawan :

1.    Work hard ( kerja keras )
2.    Work smart ( kerja cerdas )
3.    Enthusiasm ( kegairahan )
4.    Service ( pelayanan )

Sumber Informasi Peluang Usaha
Persyaratan sumber informasi peluang usaha antara lain :

1. Datanya harus lengkap
2. Dapat dipercaya dan masih berlaku.

Sumber informasi peluang usaha dapat diperoleh dari :

1. Bagian pemasaran dan penjualan
2. Kedudukan perusahaan di pasar
3. Bagian pembukuan
4. Hasil penelitian pasar
5. Konsumen/Pembeli/Pelanggan dan Distributor
6. Hasil penelitian pemasaran
7. Para pesaing
8. Wilayah niaga
9. Media massa, dll
Analisis Peluang Usaha berdasar jenis Produk/Jasa

A.    Minat seseorang, misalnya berminat dalam dunia perdagangan, jasa atau bidang lainya.
B.    Modal,apakah sudah tersedia modal awal atau belum, baik dalam bentuk uang maupun barang/mesin.
C.    Relasi, apakah ada keluarga atau teman yang sudah terlebih dahulu menekuni usaha yang sama.

Di samping itu, memiliki bidang usaha juga harus mempertimbangkan hal berikut :

A.    Pengaruh lingkungan sekitar.
B.    Banyak sedikitnya poermintaan masyarakat terhadap jenis usaha yang akan kita pilih.
C.    Kecocokan antara kebutuhan masyarakat dengan jenis usaha tertentu.
D.    Banyak sedikitnya pesaing.
E.    Adanya kemampuan untuk bertahan dan memenangkan persaingan.

Contoh peluang usaha dibidang Jasa yang sangat dibutuhkan masyarakat, antara lain sebagai berikut :

1.    Jasa servis
2.    Jasa hiburan
Contoh : Bioskop, Kafe, Layar Tancap, dan sebagainya.
3.    Jasa transportasi
Contoh : Menyediakan Angkutan antar jemput anak sekolah, Rental Mobil, dan sebagainya.

Analisis Peluang Usaha Berdasar Minat dan daya beli Konsumen.
Untuk mengetahui besar-kecilnya minat masyarakat terhadap usaha yang kita dirikan, kita bisa melakukan Observasi. Observasi ini bisa dilakukan dengan cara :

A.    Mengadakan pengamatan langsung ke pasar,
B.    Melakukan wawancara,
C.    Memberikan angket untuk diisi oleh calon konsumen.

Cara kedua yaitu kita harus meneliti siapa konsumen yang akan menggunakan produk kita.

Hubungan antara minat, daya beli dan kelangsungan usaha adalah dapat digambarkan sebagai berikut :
A.    Minat besar, daya beli kuat, kelangsungan usaha terjamin.
B.    Minat besar, daya beli rendah, kelangsungan usaha terhambat.
C.    Minat rendah, daya beli rendah, usaha tidak dapat berlangsung.
Menganalisis Kemungkinan Keberhasilan dan Kegagalan Usaha

Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan usaha diantaranya sebagai berikut :

1. Adanya perencanaan yang tepat dan matang serta dapat dilaksanakan dengan baik.
2. Adanya Visi, Misi, dan dedikasi yang tinggi dalam usaha.
3. Adanya komitmen tinggi dalam berusaha.
4. Adanya SDM (Sumber Daya Manusia) yang handal  dan didukung teknologi yang tinggi.
5. Adanya manajemen usaha yang baik.
6. Adanya peningkatan permintaan barang dan jasa.
7. Adanya dana yang cukup.
8. Adanya keterampilan dan pengalaman dalam bidang usaha.
9. Adanya minat terhadap bidang usaha.
10. Adanya kebutuhan konsumen yang terpuaskan.
11. Adanya sarana dan prasarana penunjang usaha.

Seorang pelaku bisnis bisa gagal desebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut :

1. Manajer yang tidak kompeten atau tidak berpengalaman
2. Kurangnya perhatian dan kurang memberikan komitmen yang penuh kepada usahanya
3. Lemahnya system control
4. Kurangnya modal
5. Kalah bersaing

Persiapan dan langkah – langkah menganalisis peluang usaha

Persiapan dan langkah langkah, antara lain sebagai berikut :

A. Membuat sketsa bidang usaha yang hendak ditekuninya
B. Penyedian modal
C. Mengurus izin usaha
D. Menyiapkan tenaga kerja
E. Menyiapkan sarana dan prasarana
F. Menyiapkan bahan baku
G. Menetapkan lokasi usaha
H. Menetapkan metodologi usaha
I. Menetapkan teknologi usaha
J. Menetapkan manajemen usaha
K. Mencari mitra usaha

Keberhasilan Usaha dan kegagalan usaha

Menurut M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer mengemukakan delapan karakteristik Wirausaha yaitu,

1. Memiliki rasa bertanggung jawab atas usaha – usaha yang dilakunkanya
2. Lebih memilih resiko yang moderat
3. Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil
4. Selalu menghendaki umpan balik segera
5. Beriorentasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan jauh kedepan
6. Memiliki semangat kerja dan kerja keras untuk mewujudkan keinginanya dimasa depan yang lebih baik
7. Memeiliki keterampilan dalam mengrogamisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah
8. Selalu menilai prestasi dengan uang

Secara umum faktor keberhasilan dan kegagalan usaha akan dipengaruhi oleh faktor – faktor berikut :

A. Pola pikir atau cara pandang terhadap usaha atau pekerjaan yang dijalankan
(positif atau negatif).
B. Kepuasan diri
C. Keinginan untuk maju/mencapai lebih
D. Kontrol terhadap pengeluaran
E. Budaya instan
F. Manajemen waktu (disiplin waktu)
G. Kejujuran
H. Komitmen
I. Ketekutan dan motivasi
J. Kreativitas dan inovasi
K. Refleksi dan evaluasi terhadap kegiatan maupun kebiasaan.
Faktor – faktor kegagalan usaha adalah :

A. Diabaikan oleh pemiliknya
B. Kecurangan dan pencurian
C. Kurang keterampilan dan keahlian
D. Pengalaman yang tidak seimbang
E. Masalah pemasaran
F. Kebijakan pembayaran barang secara kredit dan pengawasan uang yang kurang baik
G. Pengeluaran biaya yang tinggi
H. Persediaan dan peralatan yang berlebihan
I. Pengawasan persediaan yang buruk

Keberhasilan usaha dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain :

A. Percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnisnya dapat dilaksanakan.
B. Menerima gagasan-gagasan baru di dalam dunia usaha atau bisnis.
C. Intropeksi diri.
D. Mendengar saran-saran orang lain.
E. Bersemangat dan bergaul.

4. RESIKO USAHA
   Resiko usaha adalah suatu bahaya, atau akibat yang kemungkinan dapat terjadi pada keadaan sebuahusaha yang sedang berlangsung maupun situasiusaha yang akan datang. Sifat dari resiko usaha itu sendiri adalah tidak pasti dan sebagian besar menimbulkan kerugian.
Kategori Resiko Usaha Diantaranya :

1.Resiko Spekulatif
2.Resiko Murni


Manfaat Melakukan Analisa dan Manajemen Resiko Bisnis Diantaranya:

1. Sebagai Bahan Evaluasi dan Keputusan Usaha

2. Peningkatan Produktifitas dan Keuntungan

3. Memudahkan Estimasi Biaya

4. Bentuk Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan


info lebih lengkap klik disini

5. CONTOH PELUANG USAHA SESUAI DENGAN      PROGRAM KEAHLIAN
  
  Contoh peluang usaha Teknik Elektronika Industri :
1. Servis Alat Elektronik
Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa seorang teknisi elektronika pasti mahir dalam memperbaiki berbagai macam alat elektronik. Bagi anda yang memiliki kemampuan teknik elektronika yang mumpuni, bisa coba buka jasa servis atau perbaikan alat-alat elektronik. Bisnis ini terbilang mudah dan menjanjikan dan tidak memerlukan modal yang besar.
2. Jual Komponen Elektronika
Untuk anda yang hobi elektronika dan suka berjualan, bisa coba mulai menjual komponen-komponen elektronika. Untuk berjualan komponen elektronika anda tidak perlu membangun sebuah toko atau sewa ruko yang pasti memerlukan biaya yang besar. Untuk mensiasatinya, anda bisa coba memanfaatkan media online sebagai cara pemasaran anda. Selain lebih murah, jangkauannya pun juga lebih luas.
3. Jasa Buat Rangkaian
Saat ini banyak sekali orang yang mencari alat-alat elekronika melalui media online. Jika anda memiliki kemampuan merakit komponen elektronika yang baik, coba buka jasa pembuatan rangkaian atau kit modul tertentu seperti rangkaian power bank, sampai dengan charger untuk mengisi aki otomatis.
4. Buka Pelatihan
Memiliki kemampuan teknisi elektronika yang mumpuni bisa anda manfaatkan untuk membuka pelatihan bagi para teknisi elektronika pemula. Untuk tahap percobaan, anda tak perlu mematok biaya yang mahal terlebih dahulu. Setelah pelatihan anda memiliki nama di masyarakat, barulah anda mulai beraksi.
5. Jual Beli Barang Elektronik
Saat ini banyak situs ecommerce seperti tokopedia dan lain-lain yang bisa anda manfaatkan untuk melakukan jual beli barang elektronik baik yang baru ataupun yang bekas. Anda bisa beli barang elektronik rusak dengan harga murah, lalu anda perbaiki dan jual dengan harga yang lebih tinggi.
6. PELUANG USAHA DI LINGKUNGAN SEKOLAH      DAN TEMPAT TINGGAL
Salah satu contoh peluang usaha di Lingkungan Sekola

1. Membuka Usaha Toko Alat Tulis

Salah satu usaha yang sangat sesuai dan menjanjikan jika dijalankan dilingkungana dekat sekolahan adalah usaha berjualan alat tulis. Usaha yang satu ini jelas sangat dibutuhkanbukan. Para siswa pasti membutuhkan alat tulis entah itu pulpen, penggaris, buku dan lain sebagainya.

2. Membuka Jasa Fotocopy

Fotoocopy adalah jasa yang sangat dibutuhkan dilingkungan sekolahan tidak hanya siswa sekolahyang membutuhkan jasa fotocopy, bahkan bapak/ibu guru juga pasti memerlukan jasa fotocopy ini. Sehingga usaha ini layak anda coba jalankan jika tempat tinggal anda dekta dengan lingkungan sekolahan.

3. Warnet Dan Percetakan (Print prinan)

Peluang Usaha berikutnya yang bisa kita jalankan dilingkungan sekitar sekolahan adalah usaha warnet dan percatakan, paling baik di jalankan diwilayah sekolah setingkat menengah hingga perguruan tinggi karena siswa seingkat ini sangat banyak banyaknya tugas atau laporan yang harus di kerjakan baik itu laporan pkl, tugas akhir, jilid dan lain sebagainya.
Salah satu contoh peluang usaha di Tempat Tinggal
1.Usaha Foto Copy

Salah satu jenis usaha yang cocok dijalankan di sekitar lingkungan sekolahan yaitu usaha foto copy.Usaha tersebut sangat pas dan cocok sekali anda jalankan dekat sekolah atau perkampusan,pasalnya foto copy sangat di butuhkan oleh para siswa Karena biasanya ada tugas sekolah yang mengharuskan mereka untuk memfot copynya.Sehingga usaha anda dijamin dapat sukses bila dijalankan di tempat tersebut.

2. Membuka Toko Atk

Sebenernya usaha toko Atk ini seharusnya kita gabungkan dengan usaha foto copy, dan bagi anda yang sudah punya modal sebaiknya satukan usaha jual atk ini di usaha foto copy biar semakin oke usaha anda.Dengan ini kita bisa memenuhi kebutuhan mereka, yang mana buku,pensil,pulpen dan lain sebagainya itu adalah bagian dari anak sekolahan.Dengan begitu usaha anda tersebut tentunya bakalan semakin diminati oleh mereka,karena memang mereka membutuhkan apa yang anda jual tersebut.

3. Usaha Kos-Kosan

Tidak dapat dipungkiri bahwa tempat kos itu sangat di butuhkan sekali bagi mereka dan terlebij lagi bagi murid atau siswa siswi yang rumahnya jauh dari sekolahan.Jadi usaha kos-kosan ini juga bisa anda jalankan dan sangat cocok bila dekat sekolahan.Anda tinggal gunakan saja kamar dalam rumah anda untuk tempat kos mereka.Pastinya usaha kos anda akan sukses dan dapat penghasilan terus setiap bulannya.

4. Konter Pulsa
Membuka usaha konter pulsa dekat area sekolah juga sangat cocok,pasalnya anak sekolah juga sekarang ini sudah punya ponsel semua dan ponsel mereka juga butuh di isi pulsa.Sehingga hal tersebut bisa kita manfaatkan untuk usaha.Selain cocok di sekitaran sekolah.Usaha jualan pulsa juga sangat menjanjikan untuk besar serta bisa kita jalankan dengan modal kecil atau minim sekali.Pas bangat buat anda yang ingin punya usaha tapi tidak punya modal yang banyak.

5. Usaha Warung Kuliner


Jika anda kurang tahu mengenai keempat hal di atas dan lebih tahu dengan usaha warung makan,maka usaha tersebut juga bisa anda jalankan di sekitar sekolah.Anak sekolahan juga membutuhkan jajanan sehat dan bergisi, sehingga dengan adanya warung kuliner anda tersebut,maka kebutuhan mereka akan hajan terpenuhilah sudah.Jadi, tidak dapat dipungkiri kalau usaha yang satu ini juga sangat cocok di jalankan di lingkungan sekolah maupun dekat perkampusan.

6.Usaha Warnet

Dan satu lagi contoh peluang usaha yang cocok dijalankan di sekitar lingkungan sekolahan yaiti usaha warnet.Para siswa juga membutuhkan informasi atau hal lain yang berhubungan dengan pelajaran mereka.Sehingga jika anda menyediakan warnet,maka hal tersebut sangat cocok dan pas sekali untuk anda membuka usaha di lingkungan sekitar sekolah.
7. SPESIFIKASI PRODUK PELUANG USAHA
Spesifikasi Usaha Warnet


1. Pilih tempat yang strategis dan sering sebagai tempat nongkrong


2. Harus ada perhitungan yang matang

3. Harus tahu bagaimana cara mengelolanya

4. Wajib tahu siapa target pengguna warnet Anda

5. Lihat dulu kompetitor dan analisis ketatnya persaingan

6. Berani tampil beda

7. Berikan diskon, promo, bonus, hadiah, undian dan sejenisnya

8. Komputer berkualitas dan murah selalu utamakan

9. Perhatikan kecepatan ‘loading dan koneksi internet tempat Anda

10. Selalu lakukan service setiap periode

11. Isi komputer dengan aplikasi browsing dan game online

- Copyright © Heru Fachrudin - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -